Pentingnya Pengetahuan Obat Mencret untuk Bayi bagi Seorang Ibu

Pentingnya Pengetahuan Obat Mencret untuk Bayi bagi Seorang IbuMemberikan pembekalan pengetahuan dasar kepada seorang ibu mengenai obat mencret untuk bayi merupakan hal yang penting untuk dilakukan. Bagaimana tidak penyakit mencret atau diare ini bagi orang dewasa memang bukanlah hal yang terlalu berbahaya dan mengancam jiwa, akan tetapi jika hal ini terjadi pada seorang bayi dapat berubah menjadi ancaman berbahaya. Mencret yang dialami pada bayi sangat mungkin membuat mereka mengalami kekurangan cairan (dehidrasi). Kondisi dehidrasi inilah yang ditakutkan akan mengancam nyawa seorang bayi jika penanganan yang diberikan terlambat. Selain pengobatannya, seorang ibu juga perlu mengetahui penyebab mencret pada bayi yang banyak macamnya. Untuk itu di dalam artikel ini selain membahas tentang apa saja obat mencret untuk bayi yang mudah dilakukan di rumah, kami juga akan memberikan sedikit pengetahuan mengenai penyebab mencret pada bayi.

Obat Mencret untuk Bayi yang Mudah Dilakukan

Tubuh seorang bayi 90% terdiri dari air berbeda dari orang dewasa yang hanya berkisar 70% dari total berat badan, untuk itulah seorang bayi lebih rentan mengalami dehidrasi dibandingkan dengan orang dewasa. Kondisi dehidrasi yang bisa mengancam jiwa seorang bayi inilah yang menyebabkan setiap ibu penting membekali dirinya dengan pengetahuan tentang obat mencret untuk bayi berikut.

1. Pemberian ASI

Air Susu Ibu (ASI) merupakan obat mencret untuk bayi pertama yang akan kita bahas dalam artikel ini. Banyak orang tua yang menduga bahwa diare pada bayi disebabkan oleh konsumsi ASI dan sering kali menghentikan pemberiannya. Hal ini tentu salah, ASI sampai saat ini masih merupakan pilihan pertama dan utama makanan bagi seorang bayi di bawah 6 bulan dan jika anda mengehentikan atau mengganti pemberiannya dengan produk susu yang lain dapat memperburuk kondisi sang bayi.

ASI memiliki kandungan nutrisi yang paling lengkap dan paling tepat yang dibutuhkan seorang bayi. Di dalam ASI terdapat karbohidrat, protein, dan juga lemak, dan juga berbagai mineral dan vitamin seperti vitamin K, vitamin D, vitamin E, Vitamin A dan banyak lagi. ASI juga diketahui mengandung karnitin, suatu senyawa yang penting dalam pembentukan energi guna menjaga metabolisme tubuh seorang bayi. Bahkan pada hari 1-5 di dalam ASI yang disebut kolostrum terdapat banyak antibodi yang penting untuk kehidupan seorang bayi kedepannya.

Selain itu 87,5% dari ASI adalah air yang bisa mencegah seorang bayi mengalami dehidrasi akibat diare. Lalu, apakah ibu masih ragu? Berikanlah ASI jika bayi anda mengalami diare sehingga mereka akan terhindar dari dehidrasi. (Baca juga: Inilah 6 Langkah Cara Menyusui yang Baik dan Benar[1])

2. Hindari minuman seperti jus dan minuman berkarbonasi

Obat mencret untuk bayi berikutnya adalah jangan mencoba memberi minuman lain seperti jusa apalagi minuman berkarbonasi sebagai pengganti ASI. Pemberian jus dan minuman berkarbon akan memperberat diare yang dialami oleh sang bayi. Lalu bagaimana jika sang bayi memang tidak mengkonsumsi ASI sejak lahir?

Jika bayi anda memang tidak mengkonsumsi ASI sejak kecil dan selama ini sudah biasa diberikan susu formula, maka anda perlu memperhatikan jenis susu formula tersebut. Hindari pemberian susu formula yang tinggi laktosa, hal ini disebabkan sistem pencernaan kita lebih sulit mencerna laktosa dibandingkan dengan jenis gula lainnya. Namun jika sang bayi memang mengkonsumsi ASI, maka tidak satupun minuman yang bisa menggantikannya.

3. Oralit

Ibu pasti sudah sering mendengar tentang jenis cairan pengganti yang satu ini. Oralit merupakan salah satu obat mencret untuk bayi yang paling diresepkan guna menjaga kondisi keseimbangan cairan di dalam tubuh mereka. Dalam sediaan oralit telah tersedia glukosa, ion Natrium, ion Klorida dan juga ion Kalium yang dibutuhkan oleh sang bayi saat mengalami dehidrasi.

Tapi, bagaimana jika anda belum memiliki sediaan jadi oralit? Tidak perlu khawatir, anda bisa menyiapkan cairan pengganti sendiri di rumah yang memiliki kandungan hampir serupa dengan oralit. Cara menyiapkan minuman ini juga cukup mudah, anda cukup menyiapkan air hangat (boleh menggunakan air dingin) sebanyak 200cc dan tambahkan 4 sendok makan gula dan ½ sendok teh garam ke dalamnya lalu aduk hingga rata. Pemberian oralit yang dianjurkan adalah sebanyak yang anak inginkan.

4. Hindari kemungkinan kehilangan cairan

Tips sederhana yang bisa ibu lakukan di rumah sebagai  obat  mencret untuk bayi adalah dengan mencegah semua kemungkinan kehilangan cairan yang bisa dialami oleh bayi. Kehilangan cairan ini bisa tejadi jika sang buah hati terus berkeringat karena kepanasan, tempatkan anak anda di ruang yang sejuk dan baik ventilasinya guna menjaga kehilangan cairan selain dari mencret yang sedang dialaminya.

Berbagai Penyebab Diare pada Bayi yang Perlu Ibu Ketahui

Setelah membahas obat  mencret untuk bayi yang bisa ibu berikan di rumah, penting bagi ibu untuk mengetahui sedikit tentang penyebab-penyebab diare atau mencret pada bayi. Penyebab gangguan pencernaan ini yang paling sering ditemui adalah infeksi terutama infeksi virus yakni Rotavirus yang akan membuat sang buah hati mengalami diare cair disertai muntah dengan riwayat infeksi saluran nafas sebelumnya.

Selain infeksi virus, seorang bayi juga bisa mengalami diare yang disebabkan oleh infeksi bakteri tertentu dimana toksin dari bakteri-bakteri tersebut dapat mempengaruhi keseimbangan di dalam saluran cerna seorang bayi dan berujung pada diare. Keluhan yang ditimbulkan oleh infeksi bakteri bisa beragam, mulai dari diare cair hingga diare berlendir dan berdarah.

Pada kasus infeksi baik virus maupun bakteri, selain menjaga keseimbangan cairan dengan obat  mencret untuk bayi di atas anda memerlukan sejumlah obat tertentu dari dokter. Untuk itu penting bagi seorang ibu untuk menjaga kebersihan makanan apapun yang dikonsumsi bayi anda, selain mencuci tangan sebelum menyiapkan makanan anda juga perlu memperhatikan kebersihan lingkungan tempat ia bermain dan berbaring, benda-benda yang menjadi mainannya dan tentu saja kebersihan orang dewasa disekitarnya.

Berikutnya penyebab diare pada bayi adalah ketidakcocokan dengan susu formula (terutama yang tinggi laktosa) yang akan mengganggu fungsi maupun pergerakan dari usus sang bayi. Keluhan yang bisa dilihat ibu dari bayi yang mengalami diare akibat gangguan pencernaan laktosa, selain diare berbau asam dengan pantat merah maka sang bayi juga akan tampak kembung. Untuk itulah mengapa sangat penting bagi ibu untuk memberikan ASI secara eksklusif selama 6 bulan tanpa mengganti atau menambahnya dengan makanan apapun.

Demikianlah sedikit ulasan yang dapat kami berikan mengenai obat  mencret untuk bayi dan beberapa penyebab yang perlu ibu waspadai karena dapat menyebabkan diare pada bayi anda. Hindari pemberian obat sendiri kepada bayi jika anda tidak mengetahui dengan pasti apa penyebab diare yang dialami. Untuk itu segera periksakan anak anda ke dokter jika dengan beberapa terapi cairan di atas tidak terdapat perbaikan.