Ciri-Ciri Sakit Usus Buntu yang Wajib Anda Waspadai

Mengenali ciri-ciri sakit usus buntu sangat penting bagi kita semua, mengingat penyakit usus buntu merupakan penyakit serius yang membutuhkan penanganan yang cepat dan tepat. Penyakit usus buntu merupakan sebuah penyakit radang pada usus buntu yang dalam dunia medis dikenal dengan istilah apendisitis. Radang pada usus buntu ini disebabkan oleh berbagai jenis infeksi mikroba yang bisa menyerang siapa saja, baik tua maupun muda. Awalnya gejala usus buntu memang kurang jelas dan menyebabkan banyak orang awam membiarkan gejala tersebut hingga menghasilkan penyakit yang lebih berat. Radang usus buntu ini bisa menghasilkan kondisi gawat darurat yang mengancam nyawa jika tidak ditangani dengan cepat dan tepat. Untuk itu sangat penting bagi kita untuk mencegah perburukan penyakit ini dengan mengetahui apa saja ciri-ciri sakit usus buntu yang bisa dirasakan oleh penderitanya, yang akan kami sajikan dalam artikel singkat di bawah ini.

Ciri-Ciri Sakit Usus Buntu yang Perlu Anda Ketahui

Penyakit usus buntu memiliki beberapa gejala yang sifatnya spesifik dan juga ada yang bisa saja ditemukan pada penyakit-penyakit lain dari sistem pencernaan. Untuk itu jika anda merasakan keluhan seperti di bawah ini anda tetap perlu memeriksakan diri ke dokter guna mendapat kepastian tentang diagnosis anda.

Ciri-ciri sakit usus buntu yang pertama akan kita bahas bersama adalah nyeri perut kanan bawah. Ini merupakan salah satu tanda yang cukup spesifik jika kita membicarakan penyakit radang pada usus buntu. Hal ini disebabkan oleh posisi anatomis salah satu organ dari sistem pencernaan ini yang memang terletak di sebelah kanan bagian bawah pada sebagian besar populasi.

Nyeri perut kanan[1] yang dirasakan bisa mendadak dan makin lama dirasakan makin berat, terutama jika anda melakukan perubahan posisi, saat bersin atau batuk atau jika terdapat manipulasi dari luar yang diberikan seperti saat perut kanan bagian bawah penderita radang usus buntu ini ditekan. Nyeri yang dikeluhkan terasa sebagai rasa sakit yang tajam seperti tertusuk.

Nyeri ulu hati sebenarnya bukan merupakan salah satu gejala penyakit usus buntu yang khas. Banyak dari penyakit lain seperti penyakit maag dan penyakit jantung yang bisa menimbulkan keluhan nyeri pada tempat yang sama. Akan tetapi anda perlu mengetahui bahwa sebagian besar penderita radang usus buntu mengeluhkan nyeri ulu hati yang lambat laun berpindah menjadi nyeri perut kanan bawah.

Untuk itu anda perlu mewaspadai gejala ini, jika anda mengalami nyeri ulu hati yang berlanjut menjadi nyeri perut kanan bawah terutama jika saat anda baru pertama kali mengalami nyeri ulu hati tanpa faktor risiko ke penyakit lain. Segera periksakan diri anda ke dokter!

  • Nyeri perut yang cepat memburuk

Selain 2 karakteristik nyeri perut yang sudah disebutkan di atas, anda perlu mengenal ciri-ciri sakit usus buntu yang satu ini. Nyeri perut yang dikeluhkan penderita radang usus buntu sangat cepat berkembang menjadi berat. Awalnya penderita mungkin masih bisa berjalan tapi lama kelamaan akan susah bahkan hanya untuk menggerakkan kaki kanannya saja sulit. Perburukan nyeri perut yang dirasakan penderitanya selaras dengan perkembangan penyakit yang semakin buruk dan membutuhkan penanganan yang semakin serius.

Gejala berikutnya yang akan kita bahas adalah peningkatan suhu tubuh pada penderita radang usus buntu. Peningkatan suhu tubuh ini memang bukanlah gejala yang khas untuk penyakit usus buntu, hal ini disebabkan oleh begitu banyak penyakit infeksi yang bisa menyebabkan penderitanya mengalami keluhan demam.

Seperti sudah sempat disebutkan di atas, penyebab radang usus buntu merupakan sebuah infeksi yang bisa disebabkan oleh berbagai mikroorganisme. Infeksi yang terjadi ini akan menyebabkan di dalam tubuh anda keluar substansi kimia yang akan mempengaruhi pusat pengatur suhu di otak. Akan tetapi perlu dicatat bahwa demam yang dirasakan oleh penderita usus buntu biasanya hanya berupa demam ringan dan tidak terlalu tinggi.

Gejala berikutnya dari radang usus buntu yang bisa saja kita temukan pada penderitanya adalah mual dan muntah[2]. Keluhan mual dan muntah ini sangat erat hubungannya dengan iritasi yang terjadi pada saluran cerna kita terutama saluran cerna bagian atas. Sebagian besar penderita radang usus buntu, merasakan keluhan ini dengan intensitas yang bervariasi. Rasa mual dan muntah ini lebih dirasakan penderitanya bersamaan dengan timbul nyeri perut kanan bawah.

Anda perlu mewaspadai jika anda merasakan keluhan seperti ini ditambah dengan nyeri perut kanan bawah yang semakin lama semakin berat. Pemeriksaan ke dokter sangat dianjurkan guna mendapat diagnosis dan terapi yang tepat.

Ciri-ciri sakit usus buntu terakhir yang akan kita bahas adalah sembelit atau diare yang bisa saja dirasakan oleh penderitanya. Timbulnya sembelit atau diare ini merupakan efek dari masalah yang terjadi di dalam saluran cerna anda. Penyakit yang terjadi pada saluran cerna akan menyebabkan proses penyerapan dan juga pergerakan usus terganggu, bisa menjadi lebih cepat dan tidak optimal yang berujung pada diare atau menjadi lebih lambat yang menimbulkan sembelit atau rasa sulit buang air. Tapi kembali lagi, sembelit maupun diare ini bukan merupakan tanda khas dari penyakit radang usus buntu.

Lalu, Apa yang Harus Dilakukan Jika Anda Mengalami Ciri-Ciri Sakit Usus Buntu Seperti di Atas?

Jika anda atau anak anda mengalami keluhan-keluhan seperti di atas, maka tindakan yang paling tepat dilakukan selanjutnya adalah berobat ke dokter. Anda akan diperiksa baik melalui pemeriksaan fisik biasa ataupun dengan bantuan pemeriksaan penunjang lain sehingga diagnosis radang usus buntu ini bisa ditegakkan. Beberapa pemeriksaan penunjang seperti pemeriksaan laboratorium darah dan USG (Ultrasonografi) merupakan beberapa usulan yang akan dianjurkan oleh dokter yang memeriksa anda jika mereka menemukan anda mengalami gejala usus buntu.

Pemeriksaan dari dokter demi mendapatkan diagnosis yang tepat ini tidak bisa digantikan atau dinomor-duakan setelah tindakan lain. Hal ini disebabkan oleh karena perkembangan penyakit radang usus buntu yang sudah kita bahas sebelumnya. Penyakit radang usus buntu sangat cepat mengalami perburukan dan perburukan berupa radang selaput pelapis perut (peritonitis) yang terjadi ini bisa mengancam nyawa jika tidak ditangani secepatnya.

Penanganan terhadap penyakit radang usus buntu yang sudah menimbulkan gejala seperti di atas hampir selalu berupa pembedahan. Pembedahan ini dilakukan untuk mengangkat usus buntu yang telah mengalami peradangan agar tidak menimbulkan infeksi pada selaput pelapis perut dan juga organ lain yang berada di dalam perut anda.

Setelah membaca artikel mengenai ciri-ciri sakit usus buntu di atas, anda perlu mewaspadai semua keluhan tersebut dan segera berobat ke dokter. Akhir kata, semoga artikel ini bermanfaat bagi kita semua!