Cara Mudah Menghilangkan Ruam Akibat Popok

Penggunaan diaper atau popok sekali pakai sudah menjadi kebutuhan yang wajib bagi  Bunda yang memiliki bayi. Popok sekali pakai memang dirancang agar memudahkan Bunda dan bayi. Sayangnya, bayi sering mengalami ruam karena kulit mereka yang masih sensitif terlalu lama dibungkus dalam kondisi yang hangat dan lembab dalam popok.

Ruam akibat popok juga bisa disebabkan oleh alergi pada popok itu sendiri, sabun, deterjen, atau produk perawatan kulit lainnya, dan gejala biasanya diawali dengan peradangan kulit, kemerahan, dan gatal.

Ada banyak krim ruam untuk kulit bayi di pasaran, tetapi harganya mahal, dan bunda tidak pernah tahu apakah produk tersebut aman bagi kulit si kecil.

Nah, agar lebih aman Bunda cobalah pengobatan alami dengan memanfaatkan bahan-bahan di rumah. Beberapa cara ini bisa menghindari ruam kulit akibat popok pada Si Kecil. Yuk Simak!

Pengobatan alami ini sederhana, aman, dan efektif, dan hanya menggunakan bahan dasar dan familiar yang ada di sekitar bunda. Mari kita mulai.

1. Baking Soda
Baking soda menetralkan asam yang menyebabkan ruam popok. Hal ini juga membuat kulit kering dan kuman bebas untuk mencegah infeksi.

Proses:

  1. Tambahkan 2 sendok teh baking soda pada air hangat untuk mandi si kecil.
  2. Berikan sitz bath ke bayi selama 10 menit.
  3. Mandikan bayi tiga kali sehari untuk mencegah ruam popok dengan cara yang sama.

3. Cuka
Urine pada popok dapat membakar kulit bayi dengan eksposur yang lama. Nah, cuka dapat menyeimbangkan rasio asam-basa kulit untuk mencegah dan membantu mengobati ruam popok.

Proses:

  1. Jika Anda menggunakan popok kain, tambahkan ½ cangkir cuka ke cucian saat Anda membersihkannya.
  2. Jika Anda menggunakan popok sekali pakai maka campurkan 1 bagian cuka dengan 8 bagian air dan gunakan untuk kulit bayi saat Anda mengganti popok.
  3. Ulangi secara teratur untuk mencegah dan mengobati ruam popok.

4. Minyak Kelapa
Minyak kelapa melindungi terhadap ragi, jamur, dan bakteri, dan itu menenangkan dan melembutkan kulit.

Proses:

Caranya sanat mudah. Kapan pun Bunda mengganti popok bayi, bersihkan kulit bayi dengan air hangat dan biarkan kering beberapa saat. kemudian Oleskan minyak kelapa ke kulit.

5. Minyak Zaitun
Minyak zaitun bisa menjadi tameng atau penghalang antara kulit bayi dan bakteri dalam kotoran dan air kencing yang mengendap di popok.

Proses:

  1. Campurkan 1 sendok teh minyak zaitun dengan 2 sendok teh air.
  2. Oleskan langsung ke kulit dan biarkan hingga benar-benar kering.
  3. Opsional: campurkan minyak lavender atau minyak vitamin E ke dalam minyak zaitun dan larutan air.

6. ASI
ASI mengandung anti-body alami yang mampu melindungi bayi dari bakteri.

Proses:

Caranya sangat sederhana dan mudah. Oleskan sedikit ASI ke kulit bayi setelah mengganti popok dan membersihkan kulit bayi.
Biarkan mengering selama beberapa menit dan berpakaian longgar

Tips untuk Mencegah dan Mengobati Ruam Popok:

  1. Ganti popok bayi sesering mungkin untuk mencegah kontak yang lama antara kulit, kotoran, dan air kencing.
  2. Hindari tisu bayi komersial yang mengandung alkohol dan bahan kimia keras lainnya yang mengiritasi kulit.
  3. Sebaiknya, gunakan sabun ringan untuk membersihkan bayi Anda.
  4. Sebisa mungkin jaga bayi tanpa popok.
  5. Hindari pemakaian celana ketat pada bayi.
  6. Pastikan kulit bayi benar-benar kering sebelum memakai popok baru.
  7. Cuci pakaian bayi secara terpisah dari yang lain, dan gunakan detergen ringan.
  8. Cuci tangan bunda setelah mengganti popok bayi untuk mencegah penyebaran bakteri.
  9. Jika ruam tidak mereda setelah 1 minggu, konsultasikan dengan dokter anak.