Apakah Insomnia Mempengaruhi Kesehatan Janin?

Setelah kita membahas penyebab dan cara mengatasi insomnia selama masa kehamilan, kali ini kita akan membahas tentang dampak atau efek insomnia yang dialami bunda terhadap janin yang dikandung.

Sangat masuk akal dan bisa dimengerti jika banyak yang mengasumsikan bahwa jika bunda megalami insomnia atau sulit tidur selama masa kehamilan, maka bayi dalam kandungan akan menerima efek yang tidak sehat. Sekedar tahu saja ya bunda, pandangan seperti itu sangatlah keliru. Faktanya, selama dalam kandugan bayi tertidur, bahkan saat Anda terbangun dan melakukan aktivitas.

Selain itu tidak mungkin bayi akan terganggu oleh suara atau hal lain yang mungkin membuat bunda terjaga. Lapisan kulit dan otot, serta cairan ketuban dan suara detak jantung bunda yang lembut, sangat melindungi bayi dari kebisingan luar dan gerakan yang rutin.

Kesehatan bayi mungkin akan berisiko, namun hal itu jika insomnia selama kehamilan mempengaruhi aktivitas bunda. Misalnya saja mengantuk saat mengemudi, atau kelelahan membuat yang membuat bunda bisa tersandung atau terjatuh, dan bayinya akan menerima efek dari benturan fisik yang bunda terima.

Akan tetapi, satu hal yang harus diperhatikan ya bunda, penelitian menemukan bahwa ternyata wanita yang tidur kurang dari enam jam per malam selama masa bulan terakhir kehamilan mereka cenderung memiliki peluang untuk mengalami persalinan yang lebih lama, bahkan berpotensi megalami sesar daripada wanita yang tidur selama tujuh jam atau lebih. Jadi cobalah untuk tidur sebanyak mungkin ya bunda, tapi tetap perhatikan kualitas tidurnya.

oke bunda?!